Pentingya Pendidikan Pada Masa Anak-Anak Dan Remaja ( 1 )

Diposting oleh kurban ahsanuamala on Minggu, 30 Desember 2012


Manusia dan Fase Kehidupannya

Para ulama sepakat bahwa kehidupan seseorang itu dapat dibagi menjadi beberapa fase sebagai berikut  :

  • Dari mulai lahir sampai usia dua tahun disebut fase persiapan
  • Dari mulai usia dua tahun sampai enam tahun disebut fase permulaan anak-anak
  • Dari mulai usia enam tahun sampai usia dua belas tahun disebut fase paripurna anak-anak
  • Dari usia dua belas tahun sampai usia lima belas tahun disebut fase permulaan remaja
  • Dari usia lima belas tahun sampai usia delapan belas tahun disebut fase pertengahan remaja
  • Dari usia delapan belas tahun sampai dua puluh dua tahun disebut fase paripurna remaja
  • Dari usia dua puluh dua tahun sampai usia tiga puluh tahun, disebut fase kematangan dan Pemuda.
  • Dari usia tiga puluh tahun sampai usia enam puluh tahun, disebut fase pertengahan usia atau kajantanan.
  • Dari usia enam puluh tahun dan sterusnya disebut fase lanjut usia
Jelas sekali, bahwa fase kanak-kanak dan fase ramaja digambarkan sebagai dasar bagi pembentukan kepribadian seseorang. Dengan andil bantuan dari kaum ayah dan para pendidik yang interes mengurusi pendidikan anak-anak dan remaja, Insya Allah kita akan sukses dalam membina para pemuda yang sehat jiwa, akal dan badannya.

Saat Yang Tepat untuk Pendidikan

Ketika seseorang sudah memasuki fase usia muda, yakni setelah usia dua puluh tahun, namun pendidikannya pada fase anak-anak dan remaja belum sempurna, ini menunjukan ia mengalami keterlambatan. Dan pada saat seperti itu, yang dituntut adalah pengobatan atau penanggulangan, bukannya mendidik.

Dalam hal ini yang mulia Syaikh Mutawali Sya’rawi mangatakan,
 Ada problem yang biasa kita sebut mengenai pendidikan anak muda. Padahal yang seharusnya kita katakana adalah penaggulangan anak muda. Sebab jelas beda antara pendidikan yang berarti menjaga dari penyakit dan pengobatan yang berarti menanggulangi penyakit.

Apabila ada penyakit pada anak muda, ketahuilah bahwa ada salah satu fase kehidupannya yang terlewati tanpa pendidikan. Dan kalau sudah demikian, maka jangan anda katakan didiklah ia. “Tetapi katakanlah,” Obatilah Dia” disinilah sulitnya. Kenapa ? karena ketika seorang pemuda sampai pada batas kedewasaan, hal itu menuntut munculnya perasaan ego. Dan rasa ego inilah yang sering mencelakakan kaum bapak, kaum ibu dan juga masyarakat. Ciri penting rasa ego ialah menyukai kebebasan sebelum terpenuhinya unsur-unsur kebebasan secara sempurna. Dan itu berarti kerusakan. 

Seseorang di antara kita menghadapi anaknya dengan sabar sampai pada batas usia tertentu. Kemudian ia mndengar anaknya mulai berani menentang pendapatnya. Suatu saat anda juga bisa mengalaminya, karena hal itu merupakan suatu kemungkinan yang selalu terbuka.

Tetapi apakah rasa ego tersebut bisa diatasi ? kalau seseorang dididik pada fase pendidikan dan diajari pada fase pengajaran, tentu hal itu bisa diatasi. Tetapi kalau kedua fase tadi terlambat dilewati dan rasa ego dituruti, maka masalahnya mulai runyam. Anak yang bersangkutan akan melakukan hal-hal yang tidak baik dalam pandangan lingkungannya yang digambarkan pada sosok para pendidik dan kedua orangtua.

Pendidikan yang ditujunIslam adalah, jika seseorang pendidik mampu menjalankan peranannya secara maksimal dan proposional. Seseorang pendidik akan selalu berhadapan dengan lingkungannya yang memang membutuhkannya. Salah satu tugas penting pendidik ialah memindahkan konsep akhlak pada perilaku kehidupan nyata.

Apabila pendidik mampu menjalankan perannya tersebut, itu berarti seseorang yang didik secara sempurna telah melewati dua fase   :
Fase pendidikan yang sering dilanggar. Dalam hal ini kita tidak perlu menghukum yang bersangkutan, tetapi mengarahkannya.
Fase pengajaran yang juga sering dilanggar. Dan dalam hal ini, kita harus memberikan pelajaran kepada yang bersangkutan atas pelanggaran yang telah dilakukan.

Jika seseorang menemukan sosok pendidik yang baik seperti ini, itu berarti ia berada di tangan orang yang bsa dipercaya. Di bawah penanganan sosok pendidik seperti ini, seseorang anak yang dididik akan memperoleh curahan kasih sayang. Ia tidak akan ditipu dalam aturan-aturan pendidikan. Satu hal yang patut diketahui, seorang anak didik itu ibarat “sebuah adonan” yang bisa dibentuk sesuai keinginan yang mendidik. Dan pada dasarnya, seseorang itu layak dibentuk dengan bentuk yang baik dan juga layak dibentuk dengan bentuk yang buruk.

Karena itu Rsulullah SAW bersabda : “Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan suci.” Kepada kita beliau memberikan contoh bahwa lingkungan pertama bagi seseorang ialah kedua orang tuanya. Makanya beliau lalu bersabda, “Kedua ibu bapaknyalah yang membuat ia menjadi Nasrani atau Majusi.  Wallahua’lam    


Kami akan sangat berterima kasih apabila anda menyebar luaskan artikel Pentingya Pendidikan Pada Masa Anak-Anak Dan Remaja ( 1 ) ini pada akun jejaring sosial anda, dengan URL : http://ahsanuaqiqah.blogspot.com/2012/12/pentingya-pendidikan-pada-masa-anak.html

Bookmark and Share

0 komentar... Baca dulu, baru komentar

Posting Komentar